Lompat ke isi

U

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

U adalah huruf Latin modern yang ke-21. Biasanya melambangkan vokal belakang tertutup bulat ([u]), menggantikan fungsi huruf V yang beralih sebagai lambang Konsonan desis bibir-gigi bersuara.

Mosaik Yustinianus I di Basilika Sant'Apollinare Nuovo (abad ke-6). Vokal /u/ pada nama "Justinian" ditulis dengan huruf V sebelum terciptanya U, sementara konsonan /j/ dtulis dengan huruf I sebelum terciptanya J.
Inskripsi Romawi Kuno yang ditulis dalam huruf kapital balok Romawi. Perhatikan bahwa tidak ada huruf U, melainkan huruf V.
Yunani Kuno
upsilon 
Yunani Modern
upsilon 
Etruria
U 
Latin Kuno
U 
Latin Modern
U

Huruf U berasal dari variasi huruf V pada masa Romawi Kuno. Asalnya dari huruf upsilon Yunani, yang melambangkan vokal /y/.

Pada akhir Abad Pertengahan, timbul dua bentuk huruf yaitu V dan U, kedua-duanya dipakai untuk bunyi /u/ dan /v/. Bentuk V yang meruncing ditulis di awal kata, sedangkan bentuk U bundar dipakai di tengah atau akhir kata tanpa memandang bunyinya. Oleh karena itu, kata-kata seperti valour dan excuse sama seperti ejaan zaman sekarang, tetapi kata have dan upon juga ditulis haue dan vpon. Akhirnya pada tahun 1700-an, agar bunyi konsonan dan vokal dipisahkan, bentuk V menandakan konsonan sementara bentuk U untuk vokal, maka lahirlah huruf U modern. Pada masa inilah tercipta huruf besar U; sebelum ini selalu dipakai huruf besar V. Mulanya, semenjak huruf U dan V dijadikan huruf yang terpisah, V mendahului U dalam susunan abjad, tetapi kini terjadi hal sebaliknya.

Huruf u dimasukkan dalam abjad Romawi oleh Petrus Ramus pada abad ke-16.[1]

Penggunaan

[sunting | sunting sumber]

Pada kebanyakan bahasa yang menggunakan sistem alfabet Latin, u melambangkan bunyi vokal belakang tertutup bulat, u , demikian pula dalam Alfabet Fonetik Internasional.

Dalam bahasa Belanda, U dapat melambangkan bunyi ɤ (vokal hampir depan hampir tertutup bulat), contohnya pada kata hut. Dwihuruf uu melambangkan , vokal depan tertutup bulat dipanjangkan, contohnya kata fuut. Bunyi vokal belakang tertutup bulat (seperti "u" pada kata "ibu") ditulis oe, contohnya kata hoed.

Dalam bahasa Inggris, biasanya huruf U melambangkan bunyi /juː/, sering disebut long u, 'u panjang', terutama bila di tengah kata, contohnya cute, amuse, music, dsb. Setelah Pergeseran Vokal Besar-besaran, U dapat melambangkan bunyi ʌ (vokal belakang setengah terbuka takbulat), contohnya pada kata up, sub, cut, abduct, awalan un-, dsb. U dapat pula melambangkan vokal rhotik ɜː (vokal madya setengah terbuka takbulat), contohnya pada kata burn, turd, fur, dsb.

Dalam bahasa Prancis, u melambangkan vokal depan tertutup bulat (simbol IPA: [y]), sementara ou melambangkan vokal belakang tertutup bulat (simbol IPA: [u]). Menurut posisi artikulasi, kedua vokal tersebut berlawanan (/y/ vokal depan sementara /u/ vokal belakang). Di Jerman, vokal /y/ (vokal depan) tersebut ditulis sebagai Ü untuk membedakannya dengan U (vokal belakang).

Kode komputasi

[sunting | sunting sumber]
Representasi alternatif huruf U
Alfabet fonetik NATO Kode Morse
Uniform ··–
⠥
Bendera isyarat Semafor Braille
Titik kodeHuruf besar
U
Huruf kecil
u
Unicode U+0055U+0075
ASCII Desimal 85117
Biner 0101010101110101
EBCDIC 228164

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]
  1. "Kensington Rune Stone". www.asc.ohio-state.edu.