Program berita

Program berita atau acara berita, adalah media penyiaran berbagai peristiwa berita dan informasi lain melalui televisi, radio, atau internet dalam bidang jurnalisme penyiaran. Kontennya biasanya diproduksi secara lokal di studio radio atau ruang redaksi studio televisi, atau oleh jaringan penyiaran.
Siaran berita dapat mencakup materi seperti liputan olahraga, prakiraan cuaca, laporan lalu lintas, kritik politik, opini ahli, konten editorial, dan materi lain yang dianggap relevan oleh penyiar bagi audiensnya.
Satu program berita biasanya disajikan dalam serangkaian laporan individu yang dibawakan oleh satu atau lebih pembawa berita. Umumnya, siaran berita juga mencakup wawancara langsung atau rekaman yang dilakukan oleh jurnalis lapangan.
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Awal mula: Era TVRI (1962–1989)
[sunting | sunting sumber]Program berita televisi di Indonesia bermula sejak berdirinya TVRI pada tahun 1962, yang awalnya didirikan untuk menyiarkan peringatan HUT RI ke-17 dan Asian Games 1962 di Jakarta.[1] Program berita pertama yang ditayangkan adalah Berita Nasional, disusul oleh Dunia Dalam Berita pada tahun 1970-an, yang kemudian menjadi program berita unggulan TVRI hingga kini.[2]
Pada masa Orde Baru, TVRI berfungsi sebagai corong resmi pemerintah, dengan pemberitaan yang sangat dikontrol oleh Departemen Penerangan. Walaupun demikian, TVRI memainkan peran besar dalam memperkenalkan format siaran berita visual kepada masyarakat luas, dengan gaya formal dan bahasa baku khas penyiaran era tersebut.[3]
Munculnya televisi swasta dan revolusi format berita (1989–1999)
[sunting | sunting sumber]
Tahun 1989 menjadi titik penting ketika RCTI mulai mengudara sebagai stasiun televisi swasta pertama di Indonesia. Perubahan ini membuka era baru bagi format pemberitaan yang lebih bebas dan bervariasi. Program Seputar Indonesia yang pertama kali tayang pada 25 Agustus 1989 menjadi tonggak penting sejarah berita televisi swasta Indonesia.[4] Disiarkan setiap hari, Seputar Indonesia memperkenalkan gaya penyajian yang lebih ringan dan komunikatif, berbeda dari gaya formal TVRI. Program ini kemudian menjadi pelopor bagi stasiun televisi swasta lainnya untuk mengembangkan program berita reguler.
Tahun 1990-an ditandai dengan hadirnya berbagai program berita unggulan seperti Liputan 6 dari SCTV yang pertama kali tayang pada 1994. Program ini menonjol karena penggunaan grafis modern dan jingle khas yang mudah dikenali penonton.[5] Selain itu, muncul pula Buletin Siang, Buletin Malam di RCTI, serta Cakrawala di ANTV, yang menunjukkan meningkatnya kompetisi antar stasiun televisi dalam menghadirkan berita terkini.
Salah satu momen paling bersejarah dalam dunia berita televisi Indonesia terjadi pada 28 April 1996, saat seluruh stasiun televisi — baik TVRI maupun swasta — menayangkan secara serentak liputan kematian Ibu Negara Tien Soeharto, istri Presiden Soeharto.[6] Berita duka tersebut disampaikan dalam siaran langsung nasional, dengan format liputan yang sangat khidmat dan disertai tayangan prosesi pemakaman di Astana Giribangun, Karanganyar, Jawa Tengah. Peristiwa ini menjadi salah satu bentuk koordinasi penyiaran berita nasional terbesar di Indonesia pada masa itu, mencerminkan pengaruh politik dan kontrol pemerintah terhadap media.
Era reformasi dan profesionalisasi (1999–2010)
[sunting | sunting sumber]Setelah reformasi 1998, pemberitaan televisi mengalami perubahan besar. Stasiun seperti MetroTV (didirikan tahun 2000) dan tvOne (didirikan 2008) menempatkan berita sebagai program utama, menggeser dominasi hiburan di jam tayang utama.[7] Kebebasan pers yang lebih luas memungkinkan munculnya liputan investigatif, debat politik, dan talkshow berita yang sebelumnya tidak mungkin disiarkan pada masa Orde Baru.
Era digital dan multiplatform (2010–sekarang)
[sunting | sunting sumber]Memasuki dekade 2010-an, program berita bertransformasi mengikuti perkembangan teknologi digital. Seluruh stasiun televisi kini memiliki portal berita daring seperti Liputan6.com, KompasTV.com, dan CNNIndonesia.com yang menyediakan berita real time.[8] Penyiaran berita kini juga tersedia melalui platform streaming dan media sosial, dengan format lebih interaktif dan visual.
Program berita televisi Indonesia terus beradaptasi, menyeimbangkan antara kecepatan informasi, objektivitas, dan daya tarik visual di tengah persaingan media digital yang semakin ketat.
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]- Daftar stasiun televisi di Indonesia
- Daftar stasiun radio di Indonesia
- Jurnalisme penyiaran
- Isu aktual (format berita)
- Produksi lapangan elektronik (EFP)
- Pengumpulan berita elektronik (ENG)
- Daftar pembawa acara berita
- Daftar saluran berita
- Siaran berita langsung
- Ruang redaksi
- Siaran luar studio
- Pewara televisi
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Sejarah Berdirinya TVRI". TVRI.go.id. Televisi Republik Indonesia. Diakses tanggal 8 November 2025.
- ↑ "Sejarah Program Dunia Dalam Berita TVRI". TVRI. Televisi Republik Indonesia. Diakses tanggal 8 November 2025.
- ↑ Kitley, Philip (2000). Television, Nation and Culture in Indonesia. Athens: Ohio University Center for International Studies. hlm. 349. ISBN 9780896804173. Diakses tanggal 16 November 2020.
- ↑ "Sejarah Seputar Indonesia, Program Berita Legendaris RCTI". iNews.id. MNC Media. 12 Juni 2021. Diakses tanggal 8 November 2025.
- ↑ "Sejarah Liputan 6 SCTV, Program Berita yang Melegenda". Liputan6.com. SCTV. Diakses tanggal 8 November 2025.
- ↑ "28 April 1996: Wafatnya Ibu Negara Tien Soeharto". Historia.id. Historia. 28 April 2021. Diakses tanggal 8 November 2025.
- ↑ "Sejarah Metro TV: Pelopor Televisi Berita 24 Jam di Indonesia". MetroTVNews.com. Media Group Network. Diakses tanggal 8 November 2025.
- ↑ "Transformasi Program Berita Indonesia di Era Digital". Kompas Tekno. Kompas. 21 Maret 2023. Diakses tanggal 8 November 2025.
Daftar pustaka
[sunting | sunting sumber]- Ponce de Leon, Charles (2015). That's the Way It Is: A History of Television News in America. University of Chicago Press. ISBN 978-0-226-25609-2.
Bacaan lanjutan
[sunting | sunting sumber]- Kierstead, Phillip. "News, Network". Encyclopedia of Television. The Museum of Broadcast Communications. Diarsipkan dari asli tanggal 23 November 2015.
- "A Brief Look at the History of Broadcast Journalism". Student Resources. New York Film Academy. 1 April 2015. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 16 Desember 2023. Diakses tanggal 25 Mei 2024.