Dynamic-link library

DLL atau Dynamic Link Library adalah file yang tidak dapat dieksekusi (Non-Executable). DLL digunakan untuk menyimpan data-data yang diperlukan oleh suatu aplikasi. DLL biasanya berisi Bilangan Biner yang nantinya digunakan oleh aplikasi executable untuk mendapatkan file-file tertentu. File DLL dapat dijalankan di mode Win32, tapi memerlukan executable agar bisa berjalan.
Kegunaan
[sunting | sunting sumber]File DLL bisa digunakan oleh Aplikasi bahkan Sistem operasi. Contoh Penggunaan file DLL di aplikasi adalah: Discord, ada file yang bernama FFMPEG.dll yang fungsinya merekam Audio dan video Digital dan dapat dikonversikan ke jenis-jenis tertentu. Dan yang kedua adalah Sistem operasi, sebagai contoh Windows, ada banyak sekali file DLL, sebagai contoh Shell32.dll, berfungsi untuk menyimpan file-file dan data-data dasar dari tampilan utama Windows.
Kelebihan dan Kekurangan
[sunting | sunting sumber]- Kelebihan DLL
- Data dan instruksi dalam file DLL dapat diakses di berbagai aplikasi.
- File DLL mendukung efisiensi dalam penggunaan ulang kode.
- Hemat ruang pada RAM dan Media Penyimpanan.
- File DLL bersifat dinamis, hanya file yang sedang digunakan yang akan memakan ruang di RAM, sementara yang lainnya dapat dibuang.
- Proses instalasi dan penggunaan file DLL cukup mudah.
- Kekurangan DLL
- Ketergantungan antar DLL karena file DLL membutuhkan fungsi dari file DLL lainnya.[1]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Apa Itu File DLL? Bagaimana Cara untuk Membuka, Menginstal atau Mengedit File DLL?". recoverit.wondershare.co.id. Diakses tanggal 2025-03-17.